{FOTO} Menjajal Ganasnya Ombak dengan Berselancar di Alus–Alus

0
204
Salah satu peselancar lokal yang sedang mencoba ganasnya ombak. (TJ/Rio Alfinda)

Travel Journalism, Teupah Selatan – Tidak diragukan lagi ganasnya ombak di Pulau Simeulue menjadi daya tarik sendiri untuk berselancar. Salah satunya terletak di Desa Alus-Alus, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue.

Alus-alus merupakan salah satu dari tiga spot yang terkenal untuk berselancar selain Nancala dan Matanurung. Perjalanan ke desa ini hanya memakan waktu 30 menit saja dari Ibukota Kabupaten Simeulue, Sinabang, dan 20 menit dari Bandar Udara Lasikin.

Menurut penduduk setempat, Adin, waktu yang tepat untuk melakukan surfing adalah bulan Juli-Oktober pada pagi dan menjelang sore. “Pada bulan tersebut biasanya ada ratusan turis lokal dan asing yang datang karena ombaknya bagus untuk berselancar,” katanya.

Berikut adalah foto-foto yang diabadikan reporter DETaK, Rio Alfinda dalam perjalanannya ke Alus-Alus akhir Juli 2017 silam.

Seorang turis asing yang tidak mau ketinggalan untuk berselancar di Desa Alus-Alus. (TJ/Rio Alfinda)
Seorang turis asing yang tidak mau ketinggalan untuk berselancar di Desa Alus-Alus. (TJ/Rio Alfinda)
3.Selain peselancar dewasa, ada juga seorang remaja yang menguji nyalinya di pantai ini. (TJ/Rio Alfinda)
Selain peselancar dewasa, ada juga seorang remaja yang menguji nyalinya di pantai ini. (TJ/Rio Alfinda)
Turis yang melewati kumpulan anak-anak di sebuah muara sungai untuk berselancar. Selain ombaknya, muara sungai ini sering dijadikan tempat berenang untuk anak-anak. (TJ/Rio Alfinda)
Turis yang melewati kumpulan anak-anak di sebuah muara sungai untuk berselancar. Selain ombaknya, muara sungai ini sering dijadikan tempat berenang untuk anak-anak. (TJ/Rio Alfinda)
Peselancar lokal lain di Alus-Alus (TJ/Rio Alfinda)
Peselancar lokal lain di Alus-Alus (TJ/Rio Alfinda)
Turis asing yang mencoba menyentuh gulungan ombak saat berselancar. (TJ/Rio Alfinda)
Turis asing yang mencoba menyentuh gulungan ombak saat berselancar. (TJ/Rio Alfinda)

Editor: Riska Iwantoni

LEAVE A REPLY